BAB I
PENDAHULUAN
A.
Latar
Belakang
Dalam
matematika, himpunan adalah kumpulan
benda atau objek yang ciri-cirinya jelas, sehingga dengan tepat dapat diketahui
objek yang termasuk himpunan dan yang tidak termasuk dalam himpunan tersebut.
Ada banyak jenis-jenis himpunan yang ada, salah satunya adalah himpunan
bilangan.
Himpunan bilangan adalah kumpulan bilangan yang
cirinya jelas. Jenis-jenis bilangan salah satunya adalah bilangan cacah, dan
masih ada lagi yang lain. Bilangan-bilangan ini akan dapat dijadikan himpunan
jika dikategorikan dengan jelas.
Oleh karena itu, untuk mengetahui lenih lanjut
mengenai himpunan dan himpunan bilangan, maka dalam makalah ini akan dibahas
mengenai himpunan dan himpunan bilangan.
B.
Rumusan Masalah
1.
Apa definisi himpunan ?
2.
Apa pengertian himpunan
bilangan ?
3.
Apa jenis-jenis
himpunan bilangan ?
C.
Tujuan
1. Untuk
mengetahui definisi himpunan,
2. Untuk
mengetahui pengertian himpunan bilangan,
3. Untuk
mengetahui jenis-jenis himpunan bilangan.
BAB II
PEMBAHASAN
A.
Definisi
Himpunan
Himpunan
diperkenalkan oleh George Cantor (1845 – 1918), seorang ahli matematika
Jerman. Ia menyatakan bahwa himpunan adalah kumpulan atas objek-objek.
Kumpulan
orang-orang yang pandai tidak merupakan himpunan sebab sifat “pandai” tidak
dapat didefinisikan dengan tepat. Akibatnya tidak dapat ditentukan secara pasti
apakah seseorang guru matematika termasuk dalam himpunan tersebut atau
tidak.Kumpulan bunga yang harum juga bukan merupakan himpunan sebab penentuan
harum tidaknya suatu bunga bersifat subjektif, maksudnya bunga yang
dikategorikan harum oleh seseorang belum tentu dianggap harum bagi orang lain.
Jadi,
Himpunan adalah kumpulan benda atau
objek yang ciri-cirinya jelas, sehingga dengan tepat dapat diketahui objek yang
termasuk himpunan dan yang tidak termasuk dalam himpunan tersebut.
1.
Ciri-ciri
Himpunan
a. Adanya
benda yang merupakan suatu anggota himpunan
b. Adanya
sejumlah unsur pembentuk himpunan
c. Adanya
unsur yang bukan termasuk anggota himpunan
2.
Lambang Himpunan
Suatu
himpunan biasanya diberi nama dengan huruf kapital seperti A, B, C, ..., Z.
Sedangkan anggota suatu himpunan ditulis diantara kurung kurawal ({}).
3.
Menyatakan Himpunan
Ada
tiga cara untuk menyatakan suatu himpunan, yaitu :
a. Mendaftar
adalah suatu metode yang digunakan dengan cara menyebutkan anggotanya satu
persatu. Contohnya, X adalah bilangan diantara 0 sampai 10, ditulis A = {1, 2,
3, 4, 5, 6, 7, 8, 9}. Contoh lain, Y adalah huruf vokal, ditulis B = {a, i, u,
e, o}.
b. Menggunakan
metode pembentukan himpunan, yaitu dengan menyatakan suatu himpunan dengan
variabel dan menyatakan sifat-sifatnya. Contohnya, A adalah suatu himpunan yang
anggotanya bilangan genap, ditulis A = {x | x adalah bilangan genap}.
c. Dengan
menggunakan kata-kata, yaitu dengan cara merangkai kata-kata yang menggambarkan
suatu bilangan. Contohnya, A adalah himpunan yang anggotanya adalah bilangan
genap, ditulis A = {bilangan genap}.
B.
Pengertian
Himpunan Bilangan
Himpunan
bilangan adalah kumpulan bilangan yang terdefinisi dengan jelas. Adapun
jenis-jenis bilangan yaitu bilangan asli (N), bilangan cacah (C), bilangan
bulat (B), bilangan rasional (Q), bilangan irrasional (I). Bilangan-bilangan
tersebut apabila dikumpulkan dalam tiap jenisnya akan membentuk suatu himpunan.
C.
Jenis-Jenis
Himpunan Bilangan
Adapun
jenis-jenis himpunan bilangan yaitu :
1.
Himpunan Bilangan Asli
Bilangan
asli merupakan bilangan yang sering kita gunakan, seperti untuk menghitung
banyaknya pengunjung dalam suatu pertunjukan seni atau banyaknya tamu yang
menginap di hotel tertentu. Bilangan asli sering pula disebut bilangan natural
karena secara alamiah kita mulai menghitung dari angka 1, 2, 3, dan seterusnya.
Bilangan-bilangan tersebut membentuk suatu himpunan bilangan yang disebut
sebagai himpunan bilangan asli. Dengan demikian, himpunan bilangan asli
didefinisikan sebagai himpunan bilangan yang diawali dengan angka 1 dan selanjutnya
bertambah satu dari angka sebelumnya. Himpunan bilangan asli dapat dituliskan N
= {1, 2, 3, ....}.
2.
Himpunan Bilangan Cacah
Bilangan
cacah merupakan bilangan asli yang diawali dengan angka nol (0). Himpunan
bilangan cacah merupakan kumpulan bilangan asli yang diawali dengan angka nol
(0). Himpunan bilangan cacah dapat dituliskan C = {0, 1, 2, 3, ...}.
3.
Himpunan Bilangan Bulat
Bilangan
bulat adalah gabungan bilangan cacah dan bilangan asli negatif. Himpunan
bilangan bulat merupakan kumpulan dari gabungan bilangan cacah dan bilangan
asli negatif. Himpunan bilangan bulat dapat dituliskan B = {..., -3, -2, -1, 0,
1, 2, 3, ...}.
4.
Himpunan Bilangan
Rasional
Bilangan
rasional adalah bilangan yang dinyatakan dalam bentuk
,
dengan p, q ϵ B, dan q ≠ 0. Bilangan p disebut pembilang dan
bilangan q disebut penyebut. Bilangan rasional dapat juga ditulis sebagai
decimal dengan deret angka yang berulang teratur. Contoh bilangan rasional
yaitu,
(=0,1666.....),
(=0,3333....),
(=0,5000.....), dan lainnya. Himpunan bilangan
rasional adalah kumpulan bilangan yang dapat dinyatakan dalam bentuk
, dengan p,
q ϵ B, dan q ≠ 0. Himpunan
bilangan rasional dapat dituliskan Q = {
| p, q ϵ
B, dan q ≠ 0 }. Contohnya,
himpunan bilangan rasional yang lebih dari 0 dan kurang dari 1 dapat dituliskan
Q = {
| 0 <
< 1 }.
5.
Himpunan Bilangan Irasional
Bilangan
irasional merupakan bilangan yang tidak rasional. Bilangan irasional bukan
merupakan bilangan bulat dan juga bukan merupakan bilangan pecahan. Jika
ditulis dalam bentuk desimal, bilangan itu tidak mempunyai pola yang berulang
secara teratur. Contoh bilangan irasional yaitu,
= 1,732050807 yang ternyata tidak mempunyai
pola berulang secara teratur. Bilangan irasional yang lain yaitu n (n=3,14), e
(e=2,71828), log 2, dan lainnya. Himpunan bilangan irasional adalah kumpulan
bilangan irasional yang tidak berbentuk bilangan pecahan maupun bilangan bulat.
Himpunan bilangan irasional dapat dituliskan I = { x | x ϵ I }.
6.
Himpunan Bilangan Genap
Bilangan
genap adalah bilangan yang habis dibagi dua yang dimulai dari angka 2. Himpunan
bilangan genap adalah kumpulan bilangan genap atau bilangan yang habis dibagi
dua. Himpunan bilangan genap dapat dituliskan G = {2, 4, 6, ...}.
7.
Himpunan Bilangan
Ganjil
Bilangan
ganjil adalah bilangan yang tidak dapat dibagi dua dan dimulai dari angka 1.
Himpunan bilangan ganjil merupakan kumpulan bilangan yang tidak dapat dibagi
dua. Himpunan bilangan ganjil dapat dituliskan K = {1, 3, 5, ...}.
8. Himpunan
Bilangan Prima
Bilangan
prima adalah bilangan yang memiliki dua faktor, yaitu dirinya sendiri dan angka
satu. Himpunan bilangan prima adalah bilangan yang memiliki dua faktor.
Himpunan bilangan prima dapat dituliskan P = {2, 3, 5, 7, ...}.
9. Himpunan
Kuadrat Bilangan Cacah
Kuadrat
bilangan cacah adalah hasil dari bilangan cacah yang dipangkatkan dua. Himpunan
kuadrat bilangan cacah adalah kumpulan bilangan cacah yang dipangkatkan dua.
Himpunan kuadrat bilangan cacah dapat dituliskan Y = {02, 12,
22, ...}, atau Y = {0, 1, 4, 9, ...}.
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
1. Himpunan
adalah kumpulan benda-benda atau objek yang terdefinisi dengan jelas. Himpunan
diberi nama dengan huruf kapital dan anggotanya ditulis diantara tanda kurung
kurawal.
2. Himpunan
bilangan adalah kumpulan bilangan-bilangan yang terdefinisi dengan jelas.
3. Jenis-jenis
himpunan bilangan yaitu, himpunan bilangan asli, himpunan bilangan cacah,
himpunan bilangan bulat, himpunan bilangan rasional, dan sebagainya.
DAFTAR PUSTAKA
Anonim.
2009. Bilangan Rasional dan Irasional. (online)
Tersedia : http://matematikaituasik.blogspot.com/2009/10/bilangan-rasional-dan-irasional.html
diakses 1 Juni 2014
Blora,
Pariyanti. 2010. Materi Himpunan.
(online) Tersedia : http://pariyantiblora.blogspot.com/2010/07/materi-himpunan.html
diakses 31 Mei 2014
Prens,
Yos3. 2013. Konsep Himpunan. (online)
Tersedia : https://yos3prens.wordpress.com/2013/10/25/konsep-himpunan/
diakses 1 Juni 2014
Putra.
Macam-Macam Himpunan Bilangan.
(online) Tersedia : http://putramatika.wordpress.com/macam-macam-himpunan-bilangan/
diakses 1 Juni 2014
.
2013. Himpunan Matematika. (online)
Tersedia : http://himpunan-matematika.blogspot.com/
diakses 1 Juni 2014
TANYA JAWAB
Pertanyaan
:
1.
Berikan contoh yang
mana termasuk bilangan cacah ! dan mengapa nol tidak termasuk bilangan asli ?
2.
Apa itu himpunan
bilangan ? Berikan penjelasan mengenai bagian-bagiannya!
3.
Mengapa q tidak sama
dengan nol pada bentuk bilangan rasional ?
4.
Bagaimana himpunan
bagian suatu himpunan bilangan ?
5.
Berikan contoh
jenis-jenis himpunan bilangan !
6.
Bagaimana implikasi
himpunan bilangan dalam kehidupan sehari-hari ?
Jawaban
:
1. Yang
termasuk bilangan cacah adalah angka 0, 1, 2, 3, ..., ..., . Nol tidak termasuk
bilangan asli sebab bilangan asli dimulai dari angka 1 sesuai dengan pengertian
dari bilangan asli itu sendiri.
2. Himpunan
bilangan adalah kumpulan bilangan-bilangan yang
terdefinisi dengan jelas. Himpunan bilangan terbagi menjadi himpunan bilangan
asli : himpunan bilangan yang diawali dengan
angka 1 dan selanjutnya bertambah satu dari angka sebelumnya; himpunan bilangan
cacah : kumpulan bilangan asli yang diawali dengan angka nol (0); himpunan
bilangan bulat : kumpulan dari gabungan bilangan cacah dan bilangan asli
negatif; himpunan bilangan rasional : kumpulan
bilangan yang dapat dinyatakan dalam bentuk
, dengan p,
q ϵ B, dan q ≠ 0; himpunan
bilangan irasional : kumpulan bilangan irasional yang tidak berbentuk bilangan
pecahan maupun bilangan bulat; himpunan bilangan genap : kumpulan bilangan
genap atau bilangan yang habis dibagi dua; himpunan bilangan ganjil : kumpulan
bilangan yang tidak dapat dibagi dua; himpunan bilangan prima adalah bilangan
yang memiliki dua faktor; himpunan kuadrat bilangan cacah : kumpulan bilangan
cacah yang dipangkatkan dua.
3. Nilai
q tidak sama dengan nol sebab pada bilangan rasional q adalah penyebut,
sehingga apabila penyebut bernilai nol hasil dari bilangan rasional tersebut
tidak terdefinisi.
4. Himpunan
bagian suatu himpunan bilangan yaitu banyaknya himpunan yang dibentuk oleh
anggota suatu himpunan bilangan, mulai dari himpunan yang beranggotakan satu
anggota dari himpunan bilangan sampai himpunan yang anggotanya semua anggota
himpunan bilangan tersebut. Misalnya himpunan bagian dari himpunan bilangan A =
{1, 2, 3} yaitu himpunan yang beranggotakan satu anggota {1}, {2}, {3},
kemudian yang beranggotakan dua anggota {1, 2}, {1, 3}, {2, 3}, dan terakhir
yang beranggotakan tiga anggota {1, 2, 3}. Jadi himpunan bagian dari himpunan
bilangan A = {1, 2, 3} ada 7.
5. Contoh
jenis-jenis himpunan bilangan ; A = {1, 2, 3, 4, ...}, B = {..., -2, -1, 0, 1,
2, ...}, C = {0, 1, 2, 3, ...}, Q = {
| 0 <
< 1 }, I = { x | x ϵ I }, G = {2, 4, 6,
...}, K = {1, 3, 5, ...}, P = {2, 3, 5, 7, ...}, Y = {02, 12,
22, ...}.
6. Implikasi
himpunan bilangan dalam kehidupan sehari-hari misalnya pada pembagian kelompok
dalam kelas. Setiap siswa menyebutkan angka secara berurutan kemudian akan
dibagi kelompok berdasarkan angka yang disebut tiap siswa, contohnya yang
menyebut angka ganjil duduk disebelah kiri sedangkan yang menyebut angka genap
duduk disebelah kanan. Pembagian kelompok inilah yang merupakan implikasi
himpunan bilangan dimana yang duduk disebelah kanan dapat dikatakan himpunan
bilangan genap dan yang duduk disebelah kiri adalah himpunan bilangan ganjil.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar